Ads (728x90)

By Ayah Manjel

Tidak hanya pada manusia, unggaspun perlu dikasih jamu agar sehat dan pertumbuhannya tidak terhambat.
Berikut pembuatan jamu untuk unggas untuk membantu proses pertumbuhan dan mencegah penyakit ND/ tetelo, flu burung, mencret dan berak kapur.

Bahan bahan yang harus disiapkan yaitu:
  1. Temu kunci 500 gram
  2. Kunyit : 500 gram
  3. Temuireng : 500 gram
  4. Temulawak : 250 gram
  5. Temugiring : 250 gram
  6. Mengkudu : 500 gram
  7. Daun pepaya : 5 tangkai
  8. Cacing : 100 gram
  9. Kencur : 500 gram
  10. Bawang putih : 500 gram
  11. Jahe : 250 gram
  12. Gula merah : 1 kg
  13. ROTER : 100 ml

Cara membuat
  • Cacing direbus dengan 1 liter air sampai mendidih.
  • Kunyit, temuireng, temugiring, temulawak, temu kunci, kencur, bawang putih, jahe dan mengkudu diparut menjadi satu, dan daun pepaya ditumbuk sampai halus.
  • Campurkan bahan-bahan tersebut dan tambah 4 liter air bersih.
  • Remas-remaslah semua bahan tersebut dan saring.
  • Terakhir tambah dengan 1 liter rebusan cacing dan aduk sampai rata.
  • Selanjutnya campuran tersebut direbus sampai mendidih dan setelah dingin campurkan dengan air gula dan roter, dapat digunakan sebagai jamu pada ayam pedaging, petelur atau unggas yg lainnya. Jamu tersebut dapat diberikan dengan cara mencampur ke air minum.

Aplikasi
  • Dalam pelaksanaannya, pemberian jamu dilakukan setelah ayam atau unggas berumur 10 hari sampai panen.
  • Pemberian dilakukan tiga hari berturut turut selanjutnya di selang seling dengan air biasa (maksudnya begitu DOC datang dikasih jamu berturut turut selama tiga hari, selanjutnya sehari jamu, sehari air biasa).

Dosis :
  • 1 liter jamu dicampurkan dengan 100 liter air.


Semoga bermanfaat.

Posting Komentar

Blogger